Body Rafting di Green Canyon 2015-01-04

Jadi cerita ini diawali dengan sebuah undangan pernikahan seorang teman lama. Resepsi pernikahan sendiri akan diselenggarakan di Majenang, sebuah kota kecil yang terletak di perbatasan bagian selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelumnya saya pernah tinggal di kota ini, kurang lebih sekitar 4 tahun. Jadi, kota ini tidak begitu asing banyak juga teman yang saya kenal di kota ini. Lain kali saya akan bercerita lebih mengenai Majenang.

air sungai yang hijau di tempat istirahat
Air nya terlihat berwarna hijau, mungkin ini kenapa disebut Green Canyon

Green Canyon sebenarnya terletak di Jawa Barat, tepatnya di Desa Kertayasa, Cijulang, Ciamis. Nama aslinya adalah cukang taneuh. Sepertinya pemberian nama Green Canyon terjadi karena air sungai yang hijau serta banyaknya tumbuhan di pinggir sungai. Green Canyon berdekatan dengan beberapa lokasi wisata lain seperti, Pantai Pangandaran serta Batu Karas (masih banyak pantai lain di sekitar Green Canyon).

Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam dari Majenang, rombongan kami pun tiba di Green Canyon. Dari awal sudah ramai antrian kendaraan untuk masuk ke lokasi wisata, apalagi di dalam atau di sekitar lokasi. Antrian di loket juga lumayan panjang. Begitulah kalau kita mengunjungi tempat wisata pada hari libur.

Pilihan wisata yang ada di Green Canyon antara lain wisata perahu serta body rafting. Selain karena sudah biasa naik perahu, antrian di loket perahu yang cukup panjang membuat kami memilih untuk mencoba body rafting. Ya walau harganya lebih mahal, kalau dari namanya sepertinya lebih menarik. Jadi body rafting itu semacam, kita memakai pelampung kemudian hanyut mengikuti aliran sungai dan melewati beberapa jeram. Pada beberapa bagian sungai kami diharuskan untuk loncat masuk ke dalam jeram.

keliatan masih seger
keliatan masih seger
Terlihat biasa saja ya arusnya
Terlihat biasa saja ya arusnya
masih keliatan biasa ya arusnya
masih keliatan biasa ya arusnya

Dari green canyon, kami masih harus menuju lokasi pemberangkatan naik angkot (yang baknya terbuka), sekitar 45 menit dari Green Canyon. Setelah melengkapi diri dengan perlengkapan keamanan standar, kami mulai menghanyutkan diri di aliran sungai. Bodohnya saya adalah saya bawa kamera, yang tidak ringkas, berlensa besar dan tidak kedap air. Terpaksa kamera tersebut saya titipkan ke pemandu selama di perjalanan (yang kemudian agak saya sesali, karena tas yang digunakan untuk membawa kamera, itu dilempar-lempar ke air). Di beberapa bagian kami harus saling berpegangan, berenang melawan arus, bergantian melewati jeram, atau malah loncat ke jeram. Setengah perjalanan ada tempat untuk beristirahat, lebih tepatnya semacam tepian sungai dengan banyak warung yang menjajakan makanan dan minuman (kebanyakan mi, kopi, serta gorengan).

 

mumpung masih keliatan biasa saja
mumpung masih keliatan biasa saja
jadi ini mulai engga biasa
jadi ini mulai engga biasa
yak sudah mulai tidak biasa
yak sudah mulai tidak biasa

Melanjutkan perjalanan, ada beberapa bagian sungai yang cukup dangkal sehingga kalau kami tidak berhati-hati, bisa saja kaki terantuk batu. Hingga kami sampai ke sebuah bagian sungai yang biasa digunakan untuk loncat dari sebuah batu ke dalam sungai. Tandanya kami hampir sampai di akhir rute rafting. Tempat berakhirnya rute rafting, lebih tepat di sebut tempat untuk transit sembari menunggu perahu penjemput. Perahu ini akan mengantar kami ke tempat awal pemberangkatan. Disini banyak warungnya, dengan makanan yang relatif sama.

sembari menunggu perahu datang tidak ada salahnya ya
sembari menunggu perahu datang tidak ada salahnya ya
hijau dimana-mana, lumayanlah
hijau dimana-mana, lumayanlah

 

Percayalah sepanjang rute kami hanya hanyut mengikuti aliran sungai, tapi capek, apalagi saya yang tidak bisa berenang, kenyang minum air sungai. Kalau ada waktu lebih boleh dicoba mampir ke obyek wisata lain di sekitar Green Canyon. Nanggung juga sudah jauh-jauh kalau hanya ke Green Canyon. Memang lokasinya berdekatan, tapi tidak cukup juga kalau hanya satu hari disana.

 

https://indramdhani.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.