Gunung Andong 2015-04-12

Gunung Andong adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, tepatnya di daerah Ngablak. Gunung ini bisa dikatakan tidak terlalu tinggi sekitar 1400m, tapi juga tidak bisa juga disepelekan. Karena tidak terlalu tinggi, sebenarnya gunung ini bisa ditempuh pulang pergi dalam satu hari tanpa perlu menginap. Kami memilih menginap, selain karena sudah cukup lelah berjalan dari Jogja, aneh rasanya jalan-jalan ke gunung dan tidak menginap.

Matahari yang terlanjur meninggi di gunung andong
Matahari yang terlanjur meninggi di gunung andong

Selain berlibur, tujuan kami / saya ke sini adalah mengecek persiapan untuk perjalanan yang lebih tinggi dan lebih lama. Mengingat sudah lumayan lama saya tidak jalan-jalan ke tempat yang agak tinggi. Perjalanan terakhir adalah ke Gunung Prau dan rentang waktunya sudah cukup lama.

Dari dekat tenda di gunung andong
Dari dekat tenda di gunung andong
berhubung weekend gunung andong ramai dikunjungi
berhubung weekend gunung andong ramai dikunjungi

Ramai, itu kesan pertama yang didapat ketika masuk ke tempat parkir motor, sempat khawatir tidak ada tempat lagi di atas sana untuk mendirikan tenda. Kalau tidak salah waktu itu bertepatan dengan liburan, jadi banyak juga pendatang dari luar kota (seperti kami). Bahkan, dari kota-kota yang cukup jauh seperti Jakarta. Mungkin gunung ini baru populer, saya sendiri sebelumnya memang tidak tau ada gunung ini (padahal kalau pulang ke Salatiga sering lewat dan sering lihat). Selain pendatang seperti kami, banyak masyarakat/remaja sekitar yang juga sepertinya suka berjalan-jalan di gunung ini.

bersama rombongan
bersama rombongan

Seperti biasa, mau gunungnya tinggi, mau rendah, kami selalu bawa peralatan yang cukup lengkap (walau kali ini berlebih).

Kami berangkat dari Jogja, sekitar pukul 16.00, mengendarai sepeda motor. Sempat bertemu dengan hujan ketika kami sampai di daerah Muntilan, berhubung sudah setengah jalan, ya tetap terus sampai ke tujuan. Sebelum akhirnya kami sampai di pos parkir/pos pendakian, sempat berhenti untuk makan dan ibadah.

Kalau sering lewat Kopeng, jalan menuju ke awal pendakian, terletak sebelum pasar Ngablak, biasanya ada beberapa orang (mungkin pemandu) yang menunggu di jalan ke arah Gunung Andong.

Setelah bersiap, kami mulai berjalan, jalan yang ditempuh zig zag dan terus naik ke atas. Terpisah menjadi dua rombongan, saya dan salah seorang teman saya sampai terlebih dahulu di atas. Waktu tempuh sendiri tidak sampai 3 jam, mungkin karena berjalan di malam hari. Di atas sana, sudah mulai ramai tenda-tenda berdiri. Sayangnya kami tidak bawa tenda, jadilah kami pasang tas serta matras untuk katakanlah ‘pesan tempat’.

Biasanya setelah tenda berdiri, kami mulai ritual makan-makan atau sekedar minum kopi. Tapi malam itu, hampir semua memilih untuk langsung beristirahat, daripada kehujanan juga. Iya, untuk kedua kalinya saya kehujanan ketika berada di atas :).

Paginya, juga sama ada makan-makan, tapi sepertinya lebih semangat untuk jalan-jalan dan mengambil beberapa foto. Tidak berlama-lama juga, setelah cukup puas kami berkemas untuk pulang.

Kalau tidak salah merapi merbabu dari gunung andong
Kalau tidak salah merapi merbabu dari gunung andong
Ujung yang lain dari Gunung Andong
Ujung yang lain dari Gunung Andong
jalan sempit di gunung andong yang kanan dan kirinya jurang
jalan sempit di gunung andong yang kanan dan kirinya jurang

 

https://indramdhani.net/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.