Body Rafting di Green Canyon 2015-01-04

Jadi cerita ini diawali dengan sebuah undangan pernikahan seorang teman lama. Resepsi pernikahan sendiri akan diselenggarakan di Majenang, sebuah kota kecil yang terletak di perbatasan bagian selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelumnya saya pernah tinggal di kota ini, kurang lebih sekitar 4 tahun. Jadi, kota ini tidak begitu asing banyak juga teman yang saya kenal di kota ini. Lain kali saya akan bercerita lebih mengenai Majenang. Continue reading

Saung Angklung Udjo #2014-08-24

Jadi ceritanya keluarga besar R Soedarjan K sedang mengadakan temu kangen untuk ketiga kalinya. Kebetulan tahun ini diselenggarakan di Bandung. Setelah selesai dengan kegiatan rutin, keesokan harinya sebagai bagian dari rangkaian acara, kami mengunjungi Saung Angklung Udjo. Sembari menunggu jadwal pertunjukkan, kami berkeliling dan melihat-lihat souvenir, saya sendiri tidak sempat memilih-milih souvenir karena sibuk berbincang dengan saudara serta mencoba setting kamera yang pas untuk merekam beberapa bagian pertunjukan. Pada saat itu saya masih sangat awam dengan pengaturan yang tersedia pada kamera (walaupun sekarang juga masih). Apalagi untuk tempat yang minim cahaya serta ketidakmauan untuk menggunakan flash (menurut saya flash cukup mengganggu).
Continue reading

Sempu-Batu-Selecta-jatimpark #2013-12-24-28

sebelumnya ini akan menjadi cerita yang panjang jika ditulis secara utuh, satu bulan sebelum ini saya juga sudah ke pulau sempu, katakanlah sebagai tim pendahulu untuk liburan tahun ini. Kali ini saya kembali ke sana, dari rombongan ini satu orang ikut ke pulau sempu satu bulan sebelumnya. katakanlah kali ini kami menjadi guide untuk yang lain. tapi tidak hanya pulau sempu, kami juga mengunjungi selecta serta jatim park.

Ini cara kami menutup tahun 2013.

Continue reading

#2012-12-22 candi ratu boko

upload30
ini ceritanya kami lagi iseng jalan jalan pagi, tapi ya entah kenapa lagi lagi ke candi ratu boko. Dari kos itu berangkat sekitar jam setengah 4. terus naik ke ratu boko sampai sekitar jam 5 an. Dan tetap bayar tiket setelah loketnya buka. Di dalem masih sepi, cuma ketemu sama penjaga dari dinas purbakala (kalo engga salah) dan dia bercerita candi-candi yang lain (yang belum sempet dikunjungi). Sayangnya salah satu dari kami keburu harus pulang sebelum jam 7, jadi jam setengah 7 nganterin dia pulang