Selamat tahun baru (yang lagi lagi telat)

Yak halo semua, selamat tahun baru 2018 yang lagi lagi telat hahha, ini kayaknya satu satunya hal yang konsisten adalah telat dan sepi anyep. Taun 2017 kemarin bisa dibilang kosong kosong saja, bukan karena tidak ada hal yang baru. tapi nulisnya itu lho, kalau hal hal yang terpikirkan bisa langsung jadi tulisan. ini mesti engga seanyep ini isinya 🙂

semoga semua berbahagia

ini memang bukan fajar, tapi senja juga merupakan permulaan

Selamat tahun baru (yang telat)

Halo semuanya, selamat tahun baru 2017 yang lagi lagi telat hahha, karane ke(pura-pura)sibukan saya akhirnya ada post lagi ya. Tahun kemarin bisa dibilang tidak ada artikel panjang yang saya tulis. Kalo mau cari alesan si engga ada internet yang bisa diandalkan pas itu (utamanya si males). Engga mungkin juga mau mengandalkan koneksi kantor buat urusan pribadi kek gini (mungkin si tapi ngapain?)

 

itu saja pembuka buat tahun ini,

Everyone is going to hurt you sooner or later, you just have to decide whose worth the pain

yak di penghujung (yang masih agak lumayan jauh) saya akan mempublikasikan teks ini setelah berada dalam draft selama hampir satu tahun lebih sekian bulan. Saya lupa persisnya kenapa ini masih ada dalam draft. Itu saya juga tidak tau siapa yang berkata/menulis pertama kali, tapi itu salah satu dari beberapa yang saya ingat.

*btw itu image nya di-generate pake pablo.

convert cr2 ke jpg/png

Halo,

Akhirnya ada bahan untuk isi-isi tulisan lagi disini. Kali ini mau bahas hal yang sedikit teknis hehehe. Sebagai orang yang suka memakai kamera kadang format raw/cr2 dipakai, alasannya supaya lebih fleksibel. Nah format file ini engga bisa langsung dipakai kalau mau share-share foto ke sosial media atau upload-upload ke website (filenya bakal terlalu besar). Makanya filenya perlu di convert ke format lain, bisa jpeg atau png.

Continue reading

Gunung Andong 2015-04-12

Gunung Andong adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, tepatnya di daerah Ngablak. Gunung ini bisa dikatakan tidak terlalu tinggi sekitar 1400m, tapi juga tidak bisa juga disepelekan. Karena tidak terlalu tinggi, sebenarnya gunung ini bisa ditempuh pulang pergi dalam satu hari tanpa perlu menginap. Kami memilih menginap, selain karena sudah cukup lelah berjalan dari Jogja, aneh rasanya jalan-jalan ke gunung dan tidak menginap. Continue reading